Oleh: Khoirur Rijal | Juli 18, 2008

Sang Fajar

Sang fajar mulai menampakkan diri
Dan sang surya bersiap untuk terbit
Terdengar suara merdu alunan syair
Menentramkan dan menyejukkan kalbu
Nampak titik – titik embun
Tetinggal di dedaunan pohon
Angin sejukpunmulai merasuki jiwa
Menghanyutkan dan membawa diri ini
Menatap dunia yang indah
Saat pagi datang dengan kehangatan
Menggantikan suasana fajar
Yang syahdu dan menentramkan
Terasa mantab hati tuk menata masa depan
Langkah kaki pun siap tuk melangkah
Asa dan impian pun telah tersusun
Rasa ikhlas menjalani kehidupan mulai aku rasakan
Tersadar kini diri dari kemunafikkan
Walau kini tak lagi ada bulan dalam malam
Walau kini tak lagi ada bintang tuk temani jiwa dan hati yang kosong
Namun angin malam tetap setia mendampingi
Walu ia tak pernah dihiraukan kehadirannya
Namun diri ini akan menganggapnya teman
Karena itulah yang kupunya sekarang


Beri tanggapan

Your response:

Kategori